This Author published in this journals
All Journal Buletin Palma
Maskromo, Ismail
Balit Palma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Blok Penghasil Tinggi dan Potensi Produksi Benih Kelapa Dalam di Provinsi Bali Maskromo, Ismail
Buletin Palma No 32 (2007): Juni, 2007
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v0n32.2007.29-36

Abstract

Kelapa Dalam Bali merupakan salah satu di antara keanekaragaman genetik plasma nutfah kelapa di Indonesia. Populasi kelapa ini menyebar di beberapa kabupaten di Provinsi Bali, dan telah dikembangkan di beberapa daerah lain di Indonesia. Untuk mendapatkan tanaman sebagai sumber benih, maka perlu dilakukan identifikasi dan penetapan blok penghasil tinggi dan pemilihan pohon induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Blok Penghasil Tinggi, mengetahui jumlah pohon induk terpilih, serta potensi produksi benih Blok Penghasil Tinggi kelapa Dalam Bali di Provinsi Bali. Pengamatan dilakukan terhadap populasi kelapa di lokasi BPT dan calon BPT yang terletak di  Kabupaten Karangasem, Buleleng, dan Jembrana. Pohon sampel yang diamati sebanyak 30 pohon setiap lokasi. Karakter yang diamati meliputi karakter produksi dan komponen buah, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pohon induk sesuai syarat yang telah ditetapkan. Hasil pengamatan diperoleh bahwa, populasi Kelapa Dalam  Bali pada keempat lokasi BPT di Provinsi Bali memiliki penampilan fenotipe komponen buah dengan nilai koefisien keragaman yang rendah, yaitu < 20%, dan produksi kopra/ha/pertahun 3.25 - 3.65 ton, sehingga memenuhi syarat sebagai BPT. Jumlah pohon terpilih sebanyak 14.927 pohon, sehingga memiliki potensi produksi benih sebesar 1.253.868 butir.  Jumlah ini  cukup untuk  pengembangan  lahan kelapa  Dalam seluas 5700 ha.
Keragaan Usahatani dan Analisis Finansial Kelapa Kopyor di Indonesia Hutapea, Ronald T.P; Mashud, Nurhaini; Maskromo, Ismail
Buletin Palma No 33 (2007): Desember, 2007
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v0n33.2007.%p

Abstract

Kelapa kopyor merupakan komoditas perkebunan yang masih lambat pengembangannya, karena masih diperlakukan sebagai tanaman sekunder diantara tipe tanaman kelapa lainnya.  Keadaan ini mengakibatkan aspek usahatani, pemasaran, serta aspek ekonomi belum banyak diketahui, untuk itu perlu dilakukan analisis ushatani, pemasaran dan kelayakan investasi kelapa kopyor.  Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Kelayakan investasi diukur dengan metode Metode Net Present Value (NVP), dan Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Pay back Period (PbP). Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) di Kabupaten Sumenep, Propinsi Jawa Timur; Kabupaten Pati, Propinsi Jawa Tengah; dan Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaaan kelapa kopyor bersifat elastis terhadap perubahan pendapatan penduduk. Permintaaan terhadap kelapa kopyor belum dapat dipenuhi (excess demand) dan bersifat inelastic terhadap perubahan harga. Mata rantai perdagangan kelapa kopyor masih panjang dan menimbulkan margin ganda. Analisis investasi kelapa kopyor tipe Genjah menguntungkan untuk dikembangkan dengan skala minimum usahatani seluas 0,10 hektar atau setara dengan mengusahakan 18 pohon per petani, oleh karena itu layak dikembangkan dalam skala rumah tangga.