MPKP merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit dalam pelayanan keperawatan untuk meminimkan kesalahan atau kelalaian yang dapat terjadi. MPKP suatu system (struktur, proses dan nilai-nilai professional) yang memungkinkan perawat profesional mengatur asuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan model praktek keperawatan profesional (MPKP) terhadap penerapan pilar I pendekatan manajemen dan pilar IV sistem pemberian asuhan keperawatan perawat di Rumah Sakit X Kotamobagu. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan yaitu pra-eksperimen one group pre-test post-test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pilar I pendekatan manajemen (element perencanaan, perorganisasian, pengarahan, pengendalian) dan pilar IV sistem pemberian asuhan keperawatan (element pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, tindakan, evaluasi, catatan keperawatan) sebelum dan setelah pelatihan MPKP terdapat perbedaan; Hubungan pilar I antara usia (pvalue: 0,032), pendidikan (pvalue: 0,000), lama kerja (pvalue: 0,042) membuktikan ada hubungan bermakna (P<0,05) sedangkan jenis kelamin (pvalue: 0,195) tidak ada hubungan bermakna (p >0,05); hubungan pilar IV antara usia (pvalue: 0,71), jenis kelamin (pvalue: 0,316), membuktikan bahwa tidak ada hubungan bermakna (p>0,05) sedangkan pendidikan (pvalue: 0,020), lama kerja (pvalue: 0,032) membuktikan ada hubungan bermakna (P<0,05); penerapan pilar I dan pilar IV sebelum dan setelah pelatihan MPKP terdapat perbedaan di setiap element (pvalue: 0,000). Hasil coefisien regresi diperoleh variabel pre, usia, jenis kelamin, pendidikan, lama kerja pada pilar I R Square=0,624 dan pilar IV R Square = 0,725 artinya berkontribusi mempengaruhi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan MPKP pada semua kepala ruang, katim dan perawat pelaksanaan sosialisasi atau update terkini penerapan MPKP secara kontinue oleh RS.
Copyrights © 2020