Produksi kopi robusta di Kecamatan Pringsurat mencapai 501 ton. Namun pada tahun 2019 terjadi penurunan produksi dengan hasil akhir 500.96 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi produktifitas kopi robusta di Kecamatan Pringsurat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. R Square (R2) = 0.973, artinya hubungan antara biaya produksi yang meliputi pupuk, bibit, dan tenaga kerja dengan pendapatan petani dalam kategori tinggi yaitu dengan nilai koefisien determinan D = R2 x 100% = 97,3%. Koefisien regresi untuk variabel luas lahan sebesar 1,017, pupuk sebesar 0,420 dan variabel tenaga kerja sebesar 0,370. Besaran ini memperlihatkan bahwa ketiga variabel tersebut yaitu lahan, pupuk dan tenaga kerja memberi pengaruh yang signifikan terhadap produksi kopi robusta. Sedangkan untuk variabel bibit dengan koefisien regresi 0,004 tidak memiliki pengaruh terhadap produksi kopi robusta. Faktor luas lahan memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap hasil produksi. Kata kunci: Kopi robusta, faktor produksi kopi, pendapatan petani.
Copyrights © 2021