Pangkaja: Jurnal Agama Hindu
Vol 24, No 2 (2021)

EDUKASI TRI HITA KARANA DALAM PERTUNJUKAN DRAMA GONG PENOPANG KEBERLANJUTAN BUDAYA BALI

Sugita, I Wayan (Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2021

Abstract

Karya ilmiah ini bertujuan membahas edukasi Tri Hita Karana (THK) dalam pertunjukan drama gong era society 5.0 dan maknanya bagi keberlanjutan budaya Bali. Makalah ilmiah ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang datanya dikumpulkan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara mendalam terhadap pelaku seni dan wakil penonton drama gong, serta pemerhati seni-budaya Bali. Analisa deskriptif kualitatif dilakukan dengan menerapkan teori semiotika, teori interasionisme simbolik, dan teori tindakan sosial (Bourdeau). Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, model drama gong inovatif, antara lain terwakili oleh kisah “Jayaprana” diyangkan Bali TV (2020/2021), serta “Ni Diah Tantri” dan “Cupak Madeg Ratu” ditayangkan TVRI Bali (2021). Drama gong dengan menyampaikan edukasi Tri Hita Karana (THK) dimaksudkan agar penggemarnya  menjadi masyarakat pintar sesuai era 5.0, mampu mewujudkan kehidupan yang harmonis: antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesamanya (pawongan), dan manusia dengan alam (palemahan). Kedua, edukasi THK melalui pertunjukan drama gong memiliki makna dalam memperkuat tradisi dan menopang keberlanjutan budaya masyarakat Hindu Bali.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

PJAH

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences

Description

Pangkaja: Jurnal Agama Hindu dengan No ISSN 1412-7474 dan e-ISSN 2623-2510 yang dikeluarkan oleh LIPI dikelola oleh Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar dan diterbitkan oleh IHDN Denpasar Jurnal Pangkaja adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan berbagai ...