Persoalan menarik dari pemikiran Nasr adalah diskursus mengenai konsep (an-Nash). Dalam lintasan sejarah dunia Arab,teks memiliki kedudukan penting. Apalagi jika melihat perkembangan sastra era pra Islam sampai era Islam. Tradisi lisan mengakar dengan sangat kuat. Teks inilah yang pada akhirnya diyakini memiliki pengaruh besar dalam pembentukan peradaban. Konsep teks inilah yang menurut Nasr begitu penting, bahkan menurut Nasr bahwa teks Al-Qur’an adalah produk budaya (muntaj tsaqafi, culture product). Bagaimana pemikiran-pemikiran kontroversial Nasr dalam memahami tafsir Al-Qur’anmelalui pendekatan hermeneutika, akan dicoba dibahas dalam makalah ini.
Copyrights © 2019