Kebahagiaan merupakan salah satu tujuan hidup setiap orang. Dengan adanya perkembangan mengenai alat pengukur kesejahteraan suatu negara yaitu subjective wellbeing (indeks kebahagiaan) yang melihat dari faktor sosial dan ekonomi menjadikan kebahagiaan individu sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan individu di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data cross-section yang diambil dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014 dengan sampel sebanyak 13.271 responden. Dengan menggunakan model regresi logistik, model ini dipilih oleh penulis karena sampel yang digunakan merupakan skala dikotomi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebahagiaan dipengaruhi oleh status pernikahan, status kesehatan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan ketaatan beragama secara signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Copyrights © 2020