Penelitian ini dilatar belakangi semenjak virus corona menyebar ke pejuru dunia serta merubah kondisi kehidupan manusia, salah satunya pada bidang pendidikan. Pembelajaran yang biasa dilakukan dengan tatap muka disekolah, kini dilakukan melalui jarak jauh. Dalam penelitian ini, peneliti berkesempatan untuk meneliti salah satu lembaga pendidikan yang terdampak akibat pandemi virus corona tersebut, yaitu SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh variabel kesiapan guru, motivasi siswa, motivasi orang tua dan sarana komunikasi terhadap efektivitas pembelajaran Daring di SMP Muhammadiyah 8 Wedi Klaten kelas VII Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah 30 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 26. Dari hasil uji regresi linear berganda didapatkan nilai adjusted R Square sebesar 9,4%. sehingga dapat dijelaskan bahwa 9,4% variabel kesiapan guru, motivasi siswa, motivasi orang tua dan sarana komunikasi terhadap pembelajaran Daring tidak berlangsung secara efektif. Sedangkan selisihnya 90,6% (100%-9,4%) dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwasanya kesiapan guru, motivasi siswa, motivasi orang tua dan sarana komunikasi melalui uji secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran Daring. Sementara itu, secara hasil dari uji simultan bahwa kesiapan guru, motivasi siswa, motivasi orang tua dan sarana komunikasi secara bersama-sama tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran Daring. Hasil penelitian ini memberikan implikasi faktor kesiapan guru, motivasi siswa, motivasi orang tua dan sarana komunikasi perlu ditingkatkan agar lebih baik lagi.
Copyrights © 2020