Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik)
Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN IRIGASI SECARA DEFISIT TERHADAP PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) MELALUI SISTEM IRIGASI TETES

Firnanda Milza (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)
Susi Chairani (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)
Syahrul Syahrul (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)



Article Info

Publish Date
05 Apr 2018

Abstract

Sistem irigasi tetes adalah salah satu sistem irigasi yang digunakan untuk menghemat air dan pupuk dengan membiarkan air menetes perlahan- lahan ke akar tanaman, baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akar tanaman melalui jaringan katup, pipa dan emitter. Sistem irigasi ini cocok diterapkan untuk mengairi tanaman pada kondisi lahan kering berpasir atau pada kondisi air yang sangat terbatas dan komoditas yang diusahakan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian irigasi defisit terhadap produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) melalui sistem irigasi tetes. Sebelum membuat jaringan sistem irigasi tetes, perhitungan kebutuhan air irigasi untuk sistem irigasi tetes dan kebutuhan air tanaman untuk tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) perlu dilakukan terlebih dahulu. Ada 4 (empat) taraf perlakuan irigasi defisit, yaitu: 1). Irigasi defisit sebesar 0% dari kebutuhan air tanaman (d1) atau 100% ETc (keadaan normal sebagai kontrol), 2). Irigasi defisit 20% dari kebutuhan air tanaman (d2) atau 80% ETc, 3). Irigasi defisit 40% dari kebutuhan air tanaman (d3) atau 60% ETc, dan 4). Irigasi defisit 60% dari kebutuhan air tanaman (d4) atau 40% ETc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil produksi tanaman mentimun pada tingkat irigasi defisit d1, d2, d3, dan d4 berturut-turut adalah 236 gram, 221 gram, 272 gram dan 216 gram. Semakin besar defisit jumlah air irigasi yang diberikan, maka semakin kecil hasil produksi tanaman. Dalam penelitian ini, jumlah pemberian air irigasi defisit tidak konsisten terhadap hasil produksi tanaman mentimun yang disebabkan oleh pengaruh faktor alam.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

PBiotik

Publisher

Subject

Dentistry Earth & Planetary Sciences Education Energy Environmental Science Immunology & microbiology Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan is an open access and peer reviewed journal. It publishes scientific articles in the field of biology education and technology. Furthermore, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and insights, ...