Latar belakang. Personal hygiene merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Personal hygiene atau kebersihan diri adalah upaya seseorang dalam memelihara kebersihan dan kesehatan dalam dirinya untuk memperoleh kesehatan fisik dan bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit. Berdasarkan penelitian terlebih dahulu di Indonesia yaitu: penelitian di lembaga pemasyarakatan di Palembang menunjukkan bahwa penderita dermatofitosis yang mempunyai tingkat kebersihan yang kurang mencapai ( 83,76%), lebih lanjut di SD Inpres Manuruki 2 Daya menunjukkan bahwa personal hygiene yang baik yaitu (20,5%) dan dan personal hygiene yang buruk yaitu (79,5%). Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang personal hygiene terhadap pengetahuan siswa dan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang personal hygiene terhadap sikap siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimental design). Penelitian ini dilakukan di SD Advent Martoba Pematangsiantar dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 orang. Didapatkan melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam nelitian ini adalah quesioner dan kemudian di uji dengan dengan uji statistik atau menggunakan bantuan program dan SPSS for windows release 21.Hasil uji statistik yaitu uji’t dengan nilai pValue = 0,000 untuk pengetahuan dan pValue = 0,005 untuk sikap dimana kedua hasil tersebut lebih kecil dari nilai signifikasi (< 0,05). Sehingga dapat diinterprestasikan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan personal Hygiene terhadap sikap dan prilaku siswa/si.Kesimpulan: setelah penelitian ini selesai dilakukan maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap terhadap sikap siswa Sekolah Dasar Advent Martoba Pematangsiantar.
Copyrights © 2018