Latar Belakang: Kesehatan adalah modal yang sangat berharga, kesadaran akan nilai kesehatan pada dewasa ini semakin meningkat. Banyak orang yang mengorbankan kesehatan ketika masih sehat, namun saat penyakit datang, barulah mereka mengerti nilai dari kesehatan, salah satu penyakit kronis yang banyak diderita adalah penyakit gagal ginjal kronis yang mengakibatkan seseorang harus melakukan tindakan Hemodialisa (HD).Identifikasi masalah dari penelitian ini adalah sejauh mana tingkat kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi HD (fisik, spikologi, sosial, lingkungan dan spiritual), di Rumah Sakit Horas Insani Pematangsiantar.Metode penelitian adalah deskriptif, dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF dengan menambahkan aspek spiritual, dengan jumlah pertanyaan sebanyak 28 pertanyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang sedang melaksanakan terapi HD di ruangan HD RS. Horas Insani Pematangsiantar dengan teknik sample purposive sampling yang berjumlah 30 pasien.Hasil penelitian tingkat kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis dengan dimensi fisik adalah baik yang rata-rata persentase (64.6%), dengan dimensi spikologi adalah baik yang rata-rata persentase (68.8%), dengan dimensi sosial adalah baik yang rata-rata persentase (67.3%), dengan dimensi lingkungan adalah baik yang rata-rata persentase (72.3%) dan dengan dimensi spiritual adalah baik yang rata-rata persentase (75%).Saran yang penulis berikan adalah peranan keluarga sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK yang menjalani tindakan HD diharapkan keluarga menberikan dukungan kepada pasien guna meningkatkan kualitas hudupnya.
Copyrights © 2018