Penelitian ini bertujuan untuk menjawab fokus penelitian mengenai implemntasi Manajemen Keuangan dalam Kebijakan Pendidikan Gratis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatifdeskriptif. Metode yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data adalah observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Peneliti menggunkan model Miles dan Huberman dalam melakukan analisis data, yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh menyebutkan bahwa manajemen keuangan dijalankan sepenuhnya oleh pengasuh pondok pesantren dibantu dengan istrinya. Adapun kebijakan gratis yang dibuat oleh KH, Fahrudin Siswopranoto berjalan dengan lancar karena dari penghasilan yang lebih dari cukup itu dialokasikan untuk membiayai santri tanpa dipungut biaya sedikitpun. Faktor pendukung dalam melaksanakan manajemen keuangan yaitu dukungan dari keluarga besar pondok pesantren. Sedangkan untuk faktor penghambat yakni untuk masalah manajemen keuangan adalah ketika uang habis, dikarenakan keperluan yang melenceng dari rencana. Solusinya dengan menggadaikan surat-surat BPKB kendaraan dan diberlakukanya koperasi santri untuk perputaran keuangan.
Copyrights © 2020