Da’i perkotaan adalah lembaga dakwah yang fokus pada pelaksanaan usaha dakwah yang bergerak secara dinamis sesuai dengan kebutuhan dan sasaran dakwah secara umum di kota Banda Aceh. Da’i perkotaan dibentuk dalam rangka menjalankan misi walikota Banda Aceh untuk penguatan syariat Islam di Banda Aceh. Penelitian ini Secara metodologis merupakan penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Penelitian ini merumuskan tiga permasalahan yaitu: bagaimana strategi yang digunakan oleh da’i perkotaan dalam mengimplementasikan syariat Islam secara Kaffah? Apa capaian yang diperoleh oleh da’i perkotaan? Bagaiamana peluang dan tantangan yang dihadapi oleh da’i perkotaan dalam mengimplementasikan syariat Islam secara kaffah di Kota Banda Aceh? Setelah dilakukan penelitian maka ditemukan jawaban dari rumusan tersebut, terkait dengan strategi da’i perkotaan ada dua yaitu penyusunan program kerja dan menjalin kerjasama. Adapun capaiannya adalah terlaksananya ceramah rutin jumatan di sekolah-sekolah untuk membentuk pribadi muslim dikalangan pelajar sekolah, safari dakwah di mesjid-mesjid untuk menghudupkan shalat jamaah, kajian kaum perempuan untuk membentuk keluarga dan generasi yang shaleh, dakwah public, dan dakwah warung kopi. Sementara peluang dan tantangan yang dihadapi da’i perkotaan yaitu adanya dukungan dari walikota Banda Aceh dalam bentuk penerbitan SK da’i dan pemberian insentif, adanya dukungan dari tokoh masyarakat. Sementara tantangannya minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan dakwah, minimnya anggaran kegiatan dan tidak tersedianya sekretariat da’i perkotaan.
Copyrights © 2021