Bantuan hidup dasar merupakan serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan henti jantung. Pemberian pengetauan bantuan hidup dasar ini membuat masyarakat dapat mengindetifikasi tanda-tanda korban yang membutuhkan pertolongan pertama, mengetaui cara melakukan bantuan hidup dasar yang benar dan tepat. Kondisi kegawatdaruratan ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bantuan hidup dasar dilakukan penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sasaran dalam memahami serta menerapkan pelaksanaan tatalaksana bantuan hidup dasar serta mengaplikasikannya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Rumpa Kecamatan Mapili pada tanggal 10 September 2020 dengan jumlah sampel 20 responden. Dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan bahwa sebelum penyuluhanhanya 4 responden (20%) mengetahuai dan memberikan pertolongan pertama,setelah dilakukannya penyuluhan sebanyak 15 responden (75%) masyarakat mampu mengetahui dan memberikan dan memberikan pertolongan pertama pada korban henti nafas dan jantung.dan juga masyarakat lebih percaya diri untuk senantiasa memberikan pertolongan pertama pada korban henti nafas dan jantung.
Copyrights © 2021