Nilam (Pogostemon cablin) merupakan jenis hasil hutan bukan kayu yang banyak di usahakan masyarakat karena mudah untuk di budidayakan serta memiliki harga yang tinggi. Tanaman nilam merupakan penghasil minyak atsiri sebagai bahan pewangi yang memiliki banyak peminat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kegiatan usaha tani nilam, faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan nilam dan mengetahui kelayakan usaha tani nilam. Jumlah responden digunakan sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik sensus. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usaha tani nilam dalam sekali panen rata-rata Rp. 198.375 dan kelayakan usaha tani nilam sebesar 1,58 dimana hal ini menunjukan setiap pengeluaran Rp. 1 maka mengdapatkank atau menghasilkan sebesar Rp. 1,58.
Copyrights © 2021