Temuan arkeologis jangkar di perairan Kepulauan Sangihe merupakan data baru bagi arkeologi, khususnya arkeologi maritim di Indonesia. Dalam penelitian ini, dilakukan kajian melalui pendekatan arkeologi maritim dan mengkomparasikannya dengan data sejarah terkait untuk mengetahui karakteristik bentuk, identitas, serta latar belakang sejarah dari temuan jangkar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuka wawasan baru dalam penelitian arkeologi maritim di Indonesia, terutama dalam hal objek penelitian berupa jangkar. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa temuan jangkar di perairan pantai Desa Lesa, Kepulauan Sangihe tergolong dalam tipe admiralty anchor. Admiralty anchor merupakan desain jangkar yang dikembangkan dan digunakan oleh armada Angkatan Laut Inggris. Berdasarkan sejarah maritim wilayah Laut Sulawesi, terdapat beberapa kemungkinan latar belakang sejarah yang berhubungan dengan keberadaan temuan jangkar di perairan Kepulauan Sangihe. Kemungkinan pertama, yaitu berhubungan dengan perselisihan diantara bangsa asing yang berkuasa di sekitar wilayah Laut Sulawesi. Kemungkinan kedua, yaitu berhubungan dengan eksistensi para perompak di wilayah Laut Sulawesi.
Copyrights © 2021