Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek dari spiritualitas dan hardiness sebagai prediktor resiliensi pada mahasiswa peran ganda di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan yang menggunakan metode accidental sampling. Sampel yang didapatkan adalah sejumlah 244 responden mahasiswa tingkat akhir yang memiliki pekerjaan sambilan. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala spiritualitas, skala hardiness dan skala resiliensi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas memiliki hubungan yang signifikan terhadap resiliensi (r=.766, p.01), dan hardiness dengan resiliensi (r=.747, p .01). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan adanya efek yang signifikan antara spiritualitas dengan resiliensi (β = .474; t = 8.81; p .01), serta terdapat efek yang signifikan pula antara hardiness dengan resiliensi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa spiritualitas dan hardiness secara simultan terbukti memiliki efek secara signifikan terhadap resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir yang memiliki pekerjaan sambilan (β = .406; t = 7.54; p .01) simultan (F (2, 241) = 239,59; p .01; R2 = .66).
Copyrights © 2021