Logos
Vol 15 No 2 (2018): Juni 2018

ASKETISME DALAM TRADISI MONASTIK KRISTEN

Situmorang, Sihol (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2019

Abstract

Askese, yang secara sederhana dimengerti sebagai matiraga, termasuk unsur essensial dalam tradisi monastik kristen. Dengan penyangkalan diri, puasa, hidup bertarak dan meninggalkan dunia ramai menuju tempat yang sunyi dan sepi, para petapa dan para rahib ingin mengejar kesempurnaan hidup seturut Injil dengan mengutamakan hidup doa dan kontemplasi. Tradisi monastik muncul sebagai bentuk protes atas kendurnya penghayatan nilai-nilai kekristenan khususnya ketika Agama Kristen mendapat kebebasan terlebih lagi pada saat menjadi agama negara. Dalam upaya mengejar keserupaan dengan Kristus, askese badani sangat ditekankan, kendati bukan menjadi unsur yang paling utama. Askese merupakan medium atau sarana, dan bukan tujuan. Pemahaman mengenai askese berkembang dengan semakin ditekankannya nilai interior atau batiniah, yang meliputi iman, kerendahan dan kesatuan hati, kesabaran, ketaatan, pelayanan, kerja keras, ugahari, doa dan kontemplasi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

LOGOS

Publisher

Subject

Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Logos memuat artikel hasil penelitian tentang ilmu Filsafat dan Teologi yang dikaji secara empiris dan sesuai kaidah ilmiah sebagai refleksi kritis yang sistematis atas iman khususnya iman Katolik dengan fokus kajian Teologi, Filsafat, Kajian Sosial, Naluri dan Iman, Teknologi pada Teologi ...