Abstrak; Tradisi pemikiran dan sikap keberagamaan pesantren adalah tradisi yang terbuka, toleran, dan santun. Tradisi ini telah dibuktikan warga pesantren melalui perjalanan sejarahnya yang panjang dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tradisi pesantren bercorak toleran; pertama, pesantren merupakan lembaga berbasis realitas sosial yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Kedua, paham keagamaan yang dianut kalangan pesantren adalah paham ahl al-sunnnah wa al-jamÄâah yang cenderung moderat. Ketiga, kitab-kitab rujukan yang dikaji di pesantren adalah kitab-kitab pilihan (al-kutub al-muâtabÄrah) karya ulama klasik abad pertengahan yang cenderung moderat. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan adanya pesantren yang memiliki tradisi radikal, terutama pesantren yang kehadirannya tanpa memiliki ikatan emosional dengan masyarakat sekitar. Ia dibangun untuk mengintrodusir suatu gagasan dan ideologi keislaman yang sudah dibentuk oleh para pengurusnya, sehingga ia tidak peka terhadap problema sosial masyarakat sekitar. Kata kunci; pesantren, radikalisme, moderat, kitab kuning, tasawuf, kolonalisme
Copyrights © 2012