Tujuan artikel penelitian ini mengulas konsep Merdeka Belajar yang berkoherensi dengan kurikulum general education. Saat ini Indonesia memasuki era tatanan dan konsep kurikulum baru yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Dalam kurikulum MB-KM terdapat program pertukaran pelajar yang memberikan kesempatan mahasiswa memperdalam bidang keilmuan yang tidak didapatkan di Program Studi-nya. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, untuk menyusun koherensi antara konsep MB-KM dengan general education, peneliti menggali berbagai literature dari artikel dan buku yang relevan. Hasil studi pustaka menjelaskan, untuk menghadapai kondisi zaman yang kompleks, maka diperlukan pembaharuan dalam kurikulum perguruan tinggi agar mahasiswa memiliki kemampuan yang memiliki kemampuan memecahkan permasalahan dengan berbagai disiplin keilmuan. Esensi dalam MB-KM program pertukaran pelajar dan general education adalah memfasilitasi mahasiswa untuk bisa mengambil ilmu dari bidang keilmuan lain yang belum pernah dipelajarinya sehingga mahasiswa dapat berpikir secara luwes dan komprehensif. Selain membekali dengan konsep multidisiplin atau transdisiplin keilmuan, program pertukaran pelajar juga memberikan bekal dan penanaman karakter untuk mengenal suku, bangsa, budaya, ras dan agama, sehingga memperkuat esensi nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian, lintas disiplin keilmuan merubah paradigma baru bahwa setiap bidang keilmuan memiliki kesempatan untuk bisa dikolaborasikan dengan ilmu lain melalui kurikulum MB-KM yang berkoherensi dengan kurikulum general education
Copyrights © 2021