Fenomena pandemi tak pelik menyurutkan isu terorisme di Indonesia. Isu tersebut seolah kian menyala dengan biasnya pemberitaan yang dikonstruksi oleh media massa. Tujuan penelitian ini melihat pembingkaian yang dilakukan Liputan6.com dan Kompas.com dalam memberitakan isu penangkapan anggota MUI yang terduga melakukan terorisme. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif serta memanfaatkan konsep pembingkaian Zhong Dang Pan dan M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liputan6.com dan Kompas.com memilih isu yang sama dalam memberitakan sebuah informasi. Namun keduanya membingkai isu penangkapan anggota MUI dengan gaya yang berbeda. Liputan6.com cenderung memberitakan isu tersebut dengan mendetail dan mendalam. Sedangkan Kompas.com justru mengemas isu tersebut dengan singkat dan ringkas. Hal ini memperlihatkan bahwa kedua media tersebut memiliki gaya ungkap yang berbeda dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Pemanfaatan hasil analisis dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ajar yang mendukung pembelajaran berita sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya pemahaman anti radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme yang mampu merusak karakter bangsa
Copyrights © 2022