Ketidakefektivan bahan ajar akan menjadikan kegiatan pembelajaran tidak bermakna. Penelitian pengembangan bahan ajar buku saku digital berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran ekonomi bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kelayakan, menganalisis keefektifan, Serta menjelaskan kepraktisan buku saku digital. Jenis penelitian R&D (Research and Development) dengan model ADDIE oleh Dick & Carry dengan lima tahapan pengembangan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik analisis data berupa 1) analisis dan validasi ahli, 2) perhitungan Pretest-posttest , dan 3) angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan persentase validasi kelayakan buku saku digital sebesar 79,43% dengan kategori “Layak”. Sedangkan skor keefektifan diperoleh persentase 74,4% dengan kategori “Baik”. Serta skor kepraktisan diperoleh persentase 95,5% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil penelitian, bahan ajar buku saku digital berbasis PBL dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi APBN dan APBD mengalami peningkatan melalui pemecahan masalah serta keaktifan peserta didik pula mengalami peningkatan melalui diskusi kelompok.
Copyrights © 2021