Kurang variatifnya metode pembelajaran yang diberikan oleh guru mengakibatkan anak tidak termotivasi untuk mengikuti kegiatan, anak cenderung bermain sendiri dengan alat tulis mereka daripada mendengarkan cerita yang dibacakan guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu pembelajaran menggunakan media yang menarik perhatian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kepercayaan diri anak melalui penggunaan wayang kardus.Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 (dua) siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan 2 (dua) kali pertemuan. Setiap pertemuan ada 4 (empat) langkah kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas A Taman Kanak-kanak PGRI Kalisari Tempuran Kabupaten Magelang yang berjumlah 15 (lima belas). Pengumpulan data menggunakan instrumen pedoman observasi dan pedoman wawancara data kualitatif yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif interaktif. Hasil penelitian yang telah dilakukan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus diberikan 2 (dua) kali tindakan bercerita menggunakan wayang kardus memperoleh persentase ketuntasan belajar siswa terhadap kepercayaan diri yang meningkat dari belum terdapat siswa yang tuntas pada kondisi awal, kemudian meningkat menjadi 46.5% pada akhir siklus I dan kempali meningkat 33.5% menjadi 80% pada akhir siklus II. Kata Kunci : kepercayaan diri pada anak, wayang kardus
Copyrights © 2014