Fokus utama kajian ini ialah fitur budaya Melayu Bengkalis dalam cerita Yung Dolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fitur-fitur budaya yang terkandung dalam cerita Yung Dolah. Urgensi penelitian ialah mengetahui muatan simbolik yang terkandung dalam cerita Yung Dolah, sebab sastra lisan ini tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan tetapi juga merefleksikan karakter, sosial, dan budaya masyarakat. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif. Data yang diperoleh dipaparkan, dianalisis, dan dijelaskan sehingga ditemukan makna fitur budaya yang terkandung dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis semiotika yang dilakukan terhadap cerita Yung Dolah mengungkap fiturfitur budaya yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan hasil analisis fitur budaya yang terkandung di dalam cerita Yung Dolah dapat dikemukakan bahwa cerita Yung Dolah menjadi wadah bagi bahasa lokal untuk eksis (ada dan berkembang); sistem pengetahuan ditransmisikan secara lisan dan terpola; orang Melayu Bengkalis merupakan masyarakat komunal yang memiliki ikatan emosional dan hubungan sosial yang baik; realitas sosial orang Melayu Bengkalis diproyeksikan dalam cerita Yung Dolah secara lugas; cerita Yung Dolah juga mengandung respons terhadap perubahan yang menunjukkan adanya resistansi sosial; dan cerita Yung Dolah merepresentasikan kritik terhadap karakter dan perilaku, baik yang ditujukan pada diri sendiri (orang Melayu) maupun pada etnis atau kelompok lain.
Copyrights © 2021