Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari pemberian pupuk bokashi sludge biogas dengan level 0, 20, dan 40 ton/hektar terhadap pertumbuhan rumput Odot (Pennisetum purpureum Cv. Mott) pada defoliasi kedua. Penelitian ini menggunakan bahan berupa bibit rumput Odot, bedeng tanah ukuran 160 × 160 cm, sludge biogas, EM4, dedak padi, sekam padi, dan air. Dalam penelitian ini juga menggunakan peralatan untuk membantu dalam proses penyiapan lahan dimana alat yang digunakan berupa plat drum, parang, sabit, linggis, timbangan, pita ukur, sekop, karung, terpal, ember, alat tulis dan thermometer ruangan. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan dimana setiap ulangan (bedengan) terdiri dari 9 anakan/stek rumput Odot sehingga total terdapat 108 rumpun tanaman rumput Odot. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh nyata (P<0,05) pada perlakuan tanpa menggunakan pupuk dan penggunaan pupuk bokashi sludge biogas pada pertumbuhan tinggi tanaman, panjang daun dan produksi bahan segar. Dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pupuk bokshi sludge biogas baik 20 ton/hektar maupun 40 ton/hektar dapat meningkatkan pertumbuhan rumput Odot.
Copyrights © 2022