Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan kemampuan guru, dalam menyusunan Ulangan semester ganjil melalui rapat kerja MGMP. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Sekolah dengan melibatkan 15 orang guru mata pelajaran IPA,IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan PKn, yang dijadikan sempel penyusunan tes sumatif, berdasarkan kriteria penyusunan tes standar. Dari hasil survei sebelumnya mereka belum pernah menyusun tes berdasrkan kriteria / langkah-langkah penyusunan tes standar. Mereka menyusun tes dengan mengadopsi soal tes dari bank soal yang dimiliki dan disesuaikan dengan indikator materi yang diajarkan di kelas. Penelitian dilakukan dengan 2 siklus. Tes yang sudah selesai dianalisis dan dinilai berdasarkan 3 parameter yang telah ditetapkan, antara lain : 1), aspek kesesuaian tes dengan tujuan pembelajaran, 2) aspek perilaku tingkat kesukaran Taxonomi Blom ( C1 – C6), dan ke. 3), penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada tes obyektif. Berdasarkan kriteria tersebut di atas, dari siklus I dan siklus II rata-rata skor menunjukkan peningkatan, dari rata-rata skor 65.4 ke skor 75.3. Itu berarti upaya guru dalam menyusun Ulangan sudah signifikan dan mereka sudah sangat berupaya untuk bisa membuat tes yang layak. Dalam siklus I ada 2 orang guru belum tuntas, maka dilanjutkan kesiklus II untuk menuntaskan sekaligus memberikan pengayaan bagi yang sudah tuntas. Dari hasil analisis pada siklus I dan siklus II menunjukkan peningkatan kualitas dengan hasil rata-rata kemampuan guru dalam menyusun Ulangan semester ganjil dari rata-rata skor 65.4 menjadi skor 76.43 dengan peningkatan sebesar 25 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui rapat kerja MGMP dalam penyusunan Ulangan Semester ganjil Guru-guru telah berhasil membuat Tes standar ( layak ) berdasarkan kreteria yang ditetapkan
Copyrights © 2022