Pada masa al-Khulafa al-Rasyidun tidak terdapat satu pola yang baku mengenai cara pengangkatan khalifah atau kepala negara. Corak pemerintahan al-Khulafa al-Rasyidun, pemerintahan yang berdasarkan musyawarah, selalu melaksanakan Amanat âBaitul Malâ, mendahulukan kepentingan umat daripada kepentingan ashabiyah dan melaksanakan sistem pemerintahan âdemokrasiâ. Sedangkan praktek pemerintahan Islam pada masa al- Khulafa al-Rasyidun, tidak semata-mata merupakan pemerintahan politik, tetapi dapat dikatakan merupakan perwakilan dari nubuwwah yang sempurna, mereka berfungsi untuk menjalankan tatanan negara, menjaga keamanan, membela batas-batas negeri, dan juga mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah SAW, pada masa hidupnya, yaitu sebagai mursyid, guru dan pendidik.
Copyrights © 2011