Mensinergikan antara agama dengan budaya memerlukan piranti dukung di antaranya kita kenal dengan istilah âadah muhakkamah yang merupakan tradisi sosial dan sumber hukum. Semua itu bertujuan untuk memantapkan keberagamaan kita ditengah kehidupan dan ditengah budaya yang beragam.
Kajian ini mencoba memotretnya dengan pendekatan referensi kitab pesantren dengan harapan mampu memberikan nuansa baru esensi âadah muhakkamah secara utuh sekaligus memunculkan fenomena bagaimana jika tradisi masyarakat bertentangan dengan syaraâ, bahkan esensi syaraâ tertutup oleh adat itu sendiri, apakah ada nilai tawar atau apakah ada jalan lain dalam menyelesaikannya. Untuk itu kaedah âadah muhakkamah sangat membutuhkan kepiawaian kita semua dalam memahami budaya dan pesan agama secara tekstual maupun kontekstual, yang ujung- ujungnya menciptakan pesan Islam yang humanis, adaptif, dan membumi.
Kata kunci: kearifan lokal dan tradisi lokal Islami
Copyrights © 2012