Irigasi Rawa Palambahen merupakan irigasi rawa pasang surut yang berpotensi sebagai penyuplai produksi beras di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Kajian kondisi lahan dan jaringan perlu dilakukan untuk mengetahui potensi pengembangan dan meningkatkan kapasitas produksi padi. Metode yang digunakan untuk mengkaji kondisi lahan dan jaringan adalah metode pengamatan dan pengambilan sampel terhadap penggunaan lahan dan pengamatan pasang surut untuk menganalisis ketercapaian air pada areal lahan pertanian terjauh. Hasil penelitian diketahui bahwa selama periode tahun 2014 sampai tahun 2019, penggunaan lahan sawah mengalami penurunan sebesar 239 Ha, kebun mengalami peningkatan sebesar 1284.59 Ha, belukar mengalami penurunan 1111.75 Ha dan pemukiman mengalami peningkatan sebesar 66.16 Ha. Tingkat kesesuaian lahan termasuk dalam kategori sesuai untuk padi dan palawija serta perkebunan tanaman keras di bagian Timur. Hasil pengamatan dan analisis data pasang surut diketahui bahwa elevasi pasang tertinggi berada pada + 5 mdpl, sehingga areal pertanian pada elevasi di atas + 5 mdpl tidak dapat terairi oleh air pasang, maka perlu perencanaan pintu penahan di bagian tengah saluran atau dilakukan dengan pemanfaatan pompa sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.
Copyrights © 2021