Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
Vol 6, No 2 (2021): November

Teori Kritis dalam Paradigma Komunikasi Jurgen Habermas

Amilatu Sholihah (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2022

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemikiran Jurgen Habermas, khususnya pemikirannya tentang teori kritis dalam paradigma komunikasi. Jenis penelitian ini yaitu kepustakaan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif-analitis, yaitu mendeskripsikan sejarah intelektual Jurgen Habermas, sejarah munculnya teori kritis dalam paradigma komunikasi serta pemikiran Jurgen Habermas tentang teori kritis dalam paradigma komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Jurgen Habermas merupakan filosof generasi kedua dari madzhab Frankfrut yang mengkaji tentang teori kritis komunikasi. Teorinya berawal dari pendahulunya yang menyatakan bahwa dalam mempelajari manusia itu sama dengan mempelajari alam yang pasti dan mudah ditebak. Padahal sifat manusia itu dinamis tidak bisa ditebak apalagi dijadikan obyek. Berawal dari kondisi tersebutlah Habermas mencoba menawarkan teori komunikasinya, agar supaya manusia dapat berkomunikasi dengan baik ketika ia ingin memutuskan sesuatu hal denagn cara berdiskusi/berkomunikasi. Implikasi teori kritis komunikasi dalam kajian keislaman ini sangat membantu umat muslim khususnya ketika seseorang ingin berdialektika lintas budaya, agama dan negara. Dengan berkomunikasi maka akan menimbulkan sikap saling memahami, toleran yang sangat tinggi, tidak saling menjudge dan tidak menyalahkan antara satu dengan yang lain.Kata kunci: Jurgen Habermas, teori kritis, paradigma komunikasi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

manthiq

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal ini berfokus pada filsafat dan pemikiran islam. Jurnal ini diterbitkan oleh prodi Filsafat Agama S2 Pascasarjana IAIN Bengkulu. Tujuan dari pendirian jurnal ini adalah untuk menjadi sarana publikasi karya tuis ilmiah khususnya di bidang filsafat dan pemikiran ...