Amilatu Sholihah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teori Kritis dalam Paradigma Komunikasi Jurgen Habermas Amilatu Sholihah
Manthiq Vol 6, No 2 (2021): November
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v6i2.6380

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemikiran Jurgen Habermas, khususnya pemikirannya tentang teori kritis dalam paradigma komunikasi. Jenis penelitian ini yaitu kepustakaan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif-analitis, yaitu mendeskripsikan sejarah intelektual Jurgen Habermas, sejarah munculnya teori kritis dalam paradigma komunikasi serta pemikiran Jurgen Habermas tentang teori kritis dalam paradigma komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Jurgen Habermas merupakan filosof generasi kedua dari madzhab Frankfrut yang mengkaji tentang teori kritis komunikasi. Teorinya berawal dari pendahulunya yang menyatakan bahwa dalam mempelajari manusia itu sama dengan mempelajari alam yang pasti dan mudah ditebak. Padahal sifat manusia itu dinamis tidak bisa ditebak apalagi dijadikan obyek. Berawal dari kondisi tersebutlah Habermas mencoba menawarkan teori komunikasinya, agar supaya manusia dapat berkomunikasi dengan baik ketika ia ingin memutuskan sesuatu hal denagn cara berdiskusi/berkomunikasi. Implikasi teori kritis komunikasi dalam kajian keislaman ini sangat membantu umat muslim khususnya ketika seseorang ingin berdialektika lintas budaya, agama dan negara. Dengan berkomunikasi maka akan menimbulkan sikap saling memahami, toleran yang sangat tinggi, tidak saling menjudge dan tidak menyalahkan antara satu dengan yang lain.Kata kunci: Jurgen Habermas, teori kritis, paradigma komunikasi.