Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis manajemen kepengawasan RA/MI di Kecamatan Batang berdasarkan teori manajemen neoklasik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tempat yang dipilih untuk melakukan penelitian yaitu RA/MI di Kecamatan Batang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pengawas pendidikan RA/MI di Kecamatan Batang Kabupatan Batang diselenggarakan dengan menejemen yang terstruktur dan sistematis. Manajemen kepengawasan RA/MI di Batang terstruktur yakni, (1) Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan, (2) Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi, dan (3) Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak; (4) Penemuan best possible person (orang yang terbaik); (5) Penciptaan best possible work; (6) Penggunaan best possible effect untuk memotivasi karyawan. Proses kepengawasan di tingkat MI/RA tetap berjalan meskipun pandemi Covid-19. Hanya saja prosesnya tidak seperti sebelum pandemi berlangsung. Untuk setiap penyusunan program kerja dilakukan secara bersama melibatkan komponen pendidik yang tergabung dalak KKMI/KKRA (Kelompok Kerja MI/RA) di wilayah masing masing sehingga nantinya program kerja akan berjalan dengan baik.
Copyrights © 2021