Fenomena menunggu terjadi karena kebutuhan akan suatu pelayanan melebihi kapasitas yang tersedia untuk penyelenggaraan pelayanan. Analisis di dalam teori antrian dapat dilakukan dengan cara mengambil data waktu kedatangan, waktu pelayanan, dan waktu keluarnya pelanggan dari sebuah kegiatan operasional, waktu yang diambil dalam satuan jam, menit, dan detik untuk setiap kegiatan, kemudian melakukan analisis yang meliputi pengujian distribusi data. Untuk mengurangi masalah yang terjadi pada suatu antrian, maka pada fasilitas pelayanan perlu dilakukan analisis antrian untuk mengidentifikasi dan mengukur penyebab serta konsekuensi mengantri dan juga perlu adanya optimasi sistem pada antrian jika terdapat suatu antrian yang tidak optimal dalam pelayanannya. Dengan menganalisis antrian akan diperoleh banyak ukuran kinerja sebuah sistem antrian. Jenis sistem antrian yang diterapkan pada proses pelayanan di CV.ABC adalah jenis sistem antrian model Multiple Channel Query System atau M/M/s, lalu disiplin pelayanan yang diberlakukan di CV.ABC adalah disiplin pelayanan First Come First Served (FCFS), dan konfigurasi sistem antrian yang diberlakukan CV.ABC dapat dinyatakan dengan notasi (M/M/s).
Copyrights © 2021