Suhu dan lama penyimpanan adalah faktor utama dalam penurunan kadar vitamin C. Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan tidak stabil selama pemrosesan dan penyimpanan. Tujuan penelitian ini mengetahui kandungan Vitamin C yang disimpan pada suhu dan lama penyimpanan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitianini adalah penelitian eksperimental kuantitatif menggunakan alat High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan fase gerak metanol dan aquabidestilata (60:40), panjang gelombang maksimum dalam penelitian ini 265 nm.Proses sampel pada suhu kamar dan suhu dingin dengan waktu penyimpanan (1, 3, dan 5 hari). Data yang diperoleh berupa nilai AUC (Area Under Curve) yang dimasukan ke dalam persamaan regresi linier. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan kandungan Vitamin C pada suhu dan lama penyimpanan, rata-rata kandungan vitamin C pada suhu kulkas sebesar 5,262 mg/100 gram. Sementara suhu kamar, rata-rata kandungan vitamin C sebesar 3,341 mg/100 gram. Kesimpulannya, menunjukan adanya pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kandungan Vitamin C dalam brokoli.
Copyrights © 2022