Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 3, No 2 (2021): Vol 3 No 2 November 2021

PENYULUHAN GEMAR KELOR DI DESA SUKARAJA PALAS LAMPUNG SELATAN

Anggi Anggraini (unmal)
Nita Efriana Sari (unmal)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2021

Abstract

Defisiensi zat besi dalam tubuh akan mengakibatkan anemia yang menurunkan jumlah maksimal oksigen yang dapat dibawa oleh darah, dan berakibat pula pada berkurangnya persediaan zat besi untuk memenuhi kebutuhan ibu, janin dan plasenta. Namun hal ini dapat diatasi dengan mengonsumsi Daun Kelor. Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) merupakan salah satu tanaman lokal yang telah dikenal berabad-abad sebagai tanaman multiguna, padat nutrisi dan berkhasiat obat. Mengandung senyawa alami yang lebih banyak dan beragam dibanding jenis tanaman lainnya. Menurut hasil penelitian, daun kelor mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalsium, kalium, besi dan protein dalam jumlah sangat tinggi yang mudah dicerna oleh tubuh manusia. Tingginya kandungan zat besi (Fe) pada daun kelor kering ataupun dalam bentuk tepung daun kelor yaitu setara dengan 25 kali lebih tinggi daripada bayam dapat dijadikan alternatif penanggulangan anemia pada ibu hamil secara alami. Maka dari itu kelompok memanfaatkan tanaman kelor sebagai program penyuluhan yang di beri nama “Gemar Tanam Kelor” yang dilaksanakan di Desa Sukaraja, Palas Lampung Selatan. Kata Kunci : defisiensi zat besi, daun kelor

Copyrights © 2021