Perkembangan industri nutrikosmesetikal global semakin meningkat. Salah satu sumber hayati yang menjadi bahan baku dari nutrikosmesetikal adalah lendir keong darat, namun penggunaan lendir keong masih terbatas pada beberapa spesies. Pemanfaatan keong darat yang keberagamannya cukup melimpah di Indonesia belum sampai pada sediaan nutrikosmesetikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter farmakologi dasar dua spesies keong darat Indonesia Hemiplecta humphreysiana dan Amphidromus palaceus meliputi penapisan senyawa aktif dan analisis toksisitas LC50. Penapisan senyawa aktif dilakukan secara kualitatif sedangkan analisis toksisitas LC50 dilakukan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test. Hasil penapisan senyawa aktif menunjukkan bahwa lendir H. humphreysiana dan A. palaceus positif mengandung senyawa steroid-triterpenoid dan peptida. Nilai LC50 dari lendir H. humphreysiana dan A. palaceus secara berurutan yaitu 38278,745 ppm dan 10985,405 ppm sehingga keduanya dikategorikan sebagai bahan non-toksik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya dalam pengungkapan potensi lendir keong darat Indonesia sebagai sediaan nutrikosmesetikal.Kata kunci: A. palaceus, H. humphreysiana, lendir keong darat, penampisan senyawa aktif, toksisitas.
Copyrights © 2021