Haerul Haerul
Pusat Riset Biologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENAPISAN SENYAWA AKTIF DAN UJI TOKSISITAS LC50 LENDIR DUA SPESIES KEONG DARAT: Hemiplecta humphyreysiana Lea, 1840 DAN Amphidromus palaceus Mousson, 1849 SEBAGAI SEDIAAN NUTRIKOSMESETIKAL POTENSIAL Fuji Anandi; Pamungkas Rizki Ferdian; Jesima Pratiwi; Raden Lia Rahadian Amalia; Haerul Haerul; Narti Fitriana; Ayu Savitri Nurinsiyah
ZOO INDONESIA Vol 30, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v30i2.4223

Abstract

Perkembangan industri nutrikosmesetikal global semakin meningkat. Salah satu sumber hayati yang menjadi bahan baku dari nutrikosmesetikal adalah lendir keong darat, namun penggunaan lendir keong masih terbatas pada beberapa spesies. Pemanfaatan keong darat yang keberagamannya cukup melimpah di Indonesia belum sampai pada sediaan nutrikosmesetikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter farmakologi dasar dua spesies keong darat Indonesia Hemiplecta humphreysiana dan Amphidromus palaceus meliputi penapisan senyawa aktif dan analisis toksisitas LC50. Penapisan senyawa aktif dilakukan secara kualitatif sedangkan analisis toksisitas LC50 dilakukan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test. Hasil penapisan senyawa aktif menunjukkan bahwa lendir H. humphreysiana dan A. palaceus positif mengandung senyawa steroid-triterpenoid dan peptida. Nilai LC50 dari lendir H. humphreysiana dan A. palaceus secara berurutan yaitu 38278,745 ppm dan 10985,405 ppm sehingga keduanya dikategorikan sebagai bahan non-toksik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya dalam pengungkapan potensi lendir keong darat Indonesia sebagai sediaan nutrikosmesetikal.Kata kunci: A. palaceus, H. humphreysiana, lendir keong darat, penampisan senyawa aktif, toksisitas.
PENAPISAN SENYAWA AKTIF DAN UJI TOKSISITAS LC50 LENDIR DUA SPESIES KEONG DARAT: Hemiplecta humphyreysiana Lea, 1840 DAN Amphidromus palaceus Mousson, 1849 SEBAGAI SEDIAAN NUTRIKOSMESETIKAL POTENSIAL Fuji Anandi; Pamungkas Rizki Ferdian; Jesima Pratiwi; Raden Lia Rahadian Amalia; Haerul Haerul; Narti Fitriana; Ayu Savitri Nurinsiyah
ZOO INDONESIA Vol 30, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v30i2.4223

Abstract

Perkembangan industri nutrikosmesetikal global semakin meningkat. Salah satu sumber hayati yang menjadi bahan baku dari nutrikosmesetikal adalah lendir keong darat, namun penggunaan lendir keong masih terbatas pada beberapa spesies. Pemanfaatan keong darat yang keberagamannya cukup melimpah di Indonesia belum sampai pada sediaan nutrikosmesetikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakter farmakologi dasar dua spesies keong darat Indonesia Hemiplecta humphreysiana dan Amphidromus palaceus meliputi penapisan senyawa aktif dan analisis toksisitas LC50. Penapisan senyawa aktif dilakukan secara kualitatif sedangkan analisis toksisitas LC50 dilakukan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test. Hasil penapisan senyawa aktif menunjukkan bahwa lendir H. humphreysiana dan A. palaceus positif mengandung senyawa steroid-triterpenoid dan peptida. Nilai LC50 dari lendir H. humphreysiana dan A. palaceus secara berurutan yaitu 38278,745 ppm dan 10985,405 ppm sehingga keduanya dikategorikan sebagai bahan non-toksik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya dalam pengungkapan potensi lendir keong darat Indonesia sebagai sediaan nutrikosmesetikal.Kata kunci: A. palaceus, H. humphreysiana, lendir keong darat, penampisan senyawa aktif, toksisitas.