Terowongan angin merupakan fasilitas yang digunakan untuk menguji karakteristik suatu disain teknis seperti turbin angin yang akan dilalui oleh suatu udara bergerak (angin). Turbin angin tersebut akan memutar generator dan menyuplai listrik pada sistem kelistrikan yang ada. Terowongan angin yang layak cenderung memiliki output angin yang tingkat laminar dan homogennya cukup baik. Terowongan angin di Laboratorium Renewable Energy Program Studi Teknik Elektro ITI merupakan tipe blow/tiup yang memang memudahkan dalam disain strukturnya. Metode pengujian laminar dari angin yang dihasilkan menggunakan sumber asap yang cukup besar dan melihat aliran asap tersebut apakah berupa garis lurus atau cenderung memutar pada 9 kuadran di ruang test output dari terowongan angin tersebut. Sedangkan pengujian homogen dengan mengukur kecepatan angin dengan anemometer pada setiap kuadaran tersebut dan melihat kedekatan hasil pengukuran dari semua kuadaran. Pengujian kali ini kelanjutan dari sebelumnya dengan penambahan fasilitas honeycomb yang berfungsi untuk menghasilkan angin yang lebih laminar. Dari pengujian didapatkan 88,9% (8 kuadran) menunjukkan angin laminar dan hanya 11,1% (1 kuadran) yang masih terlihat turbulensi), ini merupakan peningkatan yang significant dari pengujian sebelumnya dan merupakan pengaruh dari pemasangan honeycomb tersebut. Sedangkan tingkat homogen menunjukkan fluktuasi angin hanya 8,74%. Hal ini menunjukkan terowongan angin tersebut layak digunakan penelitian lebih lanjut
Copyrights © 2022