Jurnal Arsitektur
Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur

PUSAT KEBUDAYAAN SUKU SASAK DI LOMBOK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR TEMA: NEO VERNAKULAR

Muhammad Agung Bahroni (Unknown)
Debby Budi Susanti (Unknown)
Bayu Teguh Ujianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2021

Abstract

Budaya Sasak yang terdapat di pulau Lombok merupakan sebuah karya seni manusia yang terbentuk dari kebiasaan dengan mempelajari secara menyeluruh dari masyarakat, sehingga tebentuk sebuah kebiasaan yang bernilai budi pekerti yang kemudian diturunkan kepada generasi selanjutnya secara genetis. Beberapa contoh budaya suku Sasak seperti upacara Rebo’ Bontong (ritual adat menolak bala) di kecamatan pringabaya, tradisi bau Nyale (Putri Nyale) di Lombok tengah, Peresean (kesenian bela diri khas Lombok), tradisi Nyongkolan (arak-arakan pengantin) dan lain sebagainya. Dengan demikian dibutuhkan suatu wadah atau pusat kebudayaan untuk menghimpun budaya dan tradisi suku Sasak sebagai mana mempermudah informasi bagi wisatawan untuk melihat dan mengenali kebudayaan suku Sasak. Pendekatan arsitektur tradisional yang digunakan dalam Pusat Kebudayaan Suku Sasak melalui sistem pengolahan ruang yang disesuaikan dengan masa kini. Aspek kebudayaan suku Sasak meliputi adat kesenian, tradisi dan bangunan suku sasak. diharapkan Pusat Kebudayaan Suku Sasak bisa dijadikan sebagai wadah edukasi dan sarana berbagi ilmu tentang kebudayaan suku Sasak, dapat dijadikan suatu ikon bangunan yang megah dan mencitrakan budaya suku Sasak dan ramah bagi wisatawan lokal maupun mancannegara.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pengilon

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and ...