Dalam penelitian ini, kajian diarahkan pada pengembangan Model Pembelajaran Creative Problem Solving, karena faktor penyebab yang lain menjadi bidang kajian tersendiri. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diterapkan Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk mengatasi masalah tersebut di atas. Menurut metode ini belajar adalah construction atau knowledge. Dengan cara mencocokkan pelajaran yang dipelajari oleh setiap siswa, ide atau aktivitas yang baru dengan pengetahuan yang telah ada dan percaya bahwa sudah dipelajari oleh guru. Dalam hal ini kuncinya adalah bersifat membangun keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang Model Pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam proses belajar mengajar di kelas di SDN Kedungputri 2, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021. Lokasi Penelitian ini adalah SD Negeri Kedungputri 2, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021, hal ini disebabkan karena guru telah kreatif dalam menerapkan Model Pembelajaran Creative Problem Solving, terlihat dari hasil peningkatan ketuntasan secara klasikal dari siklus I (77,78 %) meningkat pada siklus II menjadi (88,89 %), sehingga pada siklus II secara klasikal tercapai. Kesimpulannya, dengan menggunakan Model Pembelajaran Creative Problem Solving proses pembelajaran guru dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan kreatifitas guru dalam proses belajar mengajar di kelas di SDN Kedungputri 2, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021.
Copyrights © 2022