Usaha untuk meningkatkan pemahaman siswa memerlukan metode yang efektif dan efisien. Selain itu, diperlukan pula media pembelajaran yang tepat sehingga sis\va dapat menguasai kompetensi yang diharapkan. Dalam proses belajar mengajar, media metniliki peran yang sangat penting menuniang tercapainya tujuan pembelajaran. Penerapan metode demonstrasi dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran mengenai sistem tata surya diharapkan membangkitkan rasa ingin tahu dan minat siswa serta motivasi untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas yaitu mengenai pembelajaran IPA mengenai sistem Tata Surya. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini Menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart (dalam Sugiarti, 1997 : 6), yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa mengenai sistem tata surya meningkat yang ditandai dengan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dengan menerapkan metode demonstrasi menggunakan media audio visual dan tiga dimensi pada siswa kelas VI Semester I SDN 2 Peleyan Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dibuktikan dari hasil peelitian hasil belajar siswa tiap siklus sebagai berikut : Pra Siklus : Nilai rata-rata 66,67. Siswa Tuntas 43%. Siswa Tidak Tuntas 57%. Siklus I : Nilai rata-rata 69,2. Siswa Tuntas 67%. Siswa Tidak Tuntas 33%. Siklus II : Nilai rata-rata 74,7. Siswa Tuntas 83%. Siswa Tidak Tuntas 17%. Tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan tindakan perbaikan pembelajaran sudah tercapai, atas dasar hasil analisis dan interprestasi tersebut, maka secara refleksi peneliti memutuskan untuk tidak melanjutkan lagi pelaksanaan tindakan pembelajaran pada siklus selanjutnya.
Copyrights © 2022