Project based learning merupakan pembelajaran konstruktif yang berpotensi memberdayakan kemampuan kognisi tingkat tinggi, juga merupakan pendekatan kolaboratif untuk pembelajaran dalam situasi di mana mereka menggunakan bahasa otentik untuk mencapai tujuan melalui langkah-langkah merencanakan proyek, bekerja dalam tugas yang kompleks, menilai kinerja dari perubahannya. Penelitian bertujuan mengetahui keaktifan belajar secara daring dengan penerapan project based learning, Subyek penelitian kelas XII IPS3 SMA Negeri 2 Trenggalek dari 35 siswa, menggunakan siklus I dan siklus II karena sudah memberikan bukti keberhasilan sehingga tidak dilanjutkan ke siklus III. Setiap siklus terdiri 4 tahapan: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi dan 4) refleksi. Berdasarkan penelitian project based learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan aktifitas belajar. Terbukti meningkatnya pemahaman materi siklus akuntansi pada perusahaan jasa yang disampaikan Guru dengan menunjukan dari Siklus I 68,47% menjadi Siklus II 95,47% Sedang untuk peserta didik yang tidak tuntas belajar menurun dari Siklus I 31,43% ke Siklus II 4,51%. Hal ini tidak terlepas dari keterampilan guru dalam penerapan project based learning. Hasil pengamatan dalam proses pembelajaran mendapatkan hasil baik. Terbukti Siklus I untuk aktifitas Guru 56,41% dan Siklus II 65,32% sedangkan aktifitas Peserta didik Siklus I 41,83% dan Siklus II 58,76%.
Copyrights © 2021