Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan. Perlunya dilakukan analisis kebangkrutan adalah agar perusahaaan dapat mengetahui dengan pasti kondisi perusahaan dan bisa mengambil keputusan yang tepat untuk keberlangsungan perusahan. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kebangkrutan, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Altman, Springate dan Zmijewski. Objek yang dilakukan dalam penelitian ini adalah perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI periode 2017-2019. Hasil Uji Kruskall Wallis menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara ketiga metode yang digunakan karena memiliki nilai signifikansi 0,005 yaitu < dari 0,05. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa model Zmijewski memiliki tingkat akurasi tertinggi untuk memprediksi kebangkrutan.
Copyrights © 2021