Departemen Kesehatan RI melaporkan bahwa 0,4 juta (16%) balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak adalah pola asuh orang tua dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan keluarga terhadap perkembangan anak usia pra sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden. Penelitian ini dilakukan di TK Kecamatan Sekongkang . Alat pengumpulan data penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa sebagian orang tua dengan pola asuh demokrasi sebanyak 29 orang (67,4%), sebagian besar responden keluarga dengan pola asuh demokrasi sebanyak 24 orang (57,1%), sebagian besar responden dengan perkembangan anak usia prasekolah kategori normal sebanyak 83 orang anak(97,6%). Berdasarkan hasil uji statistik Spearman’s Rho didapatkan nilai p value 0,001 < α=0,05 yang menunjukan ada hubungan antara pengasuh keluarga dengan orang tua terhadap perkembangan anak dan termasuk dalam kategori kekuatan hubungan rendah.
Copyrights © 2022