Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati
Vol 4, No 2 (2019): June 2019

Skrining Fitokimia Lima Jenis Tumbuhan Paku Polypodiaceae Dari Provinsi Riau

Nery Sofiyanti (Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, Indonesia)
Wirdayanti Wirdayanti (Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Sep 2019

Abstract

Jenis-jenis paku dari famili Polypodiaceae banyak digunakan sebagai sumber obat tradisional. Namun kajian fitokimia jenis paku tersebut dari Provinsi Riau masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tanin dan terpenoid dari lima jenis paku Polypodiaceae. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode eksplorasi. Skrining fitokimia dilakukan di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau. Pada penelitian ini, organ yang digunakan untuk pembuatan ektrak cair adalah rimpang dan daun segar. Hasil skrining fitokimia pada rimpang paku yang diteliti menunjukkan kandungan emapat golongan metabolit sekunder yaitu alkaloid (5 jenis), flavonoid (1 jenis), tanin (1 jenis) dan terpenoid (2 jenis), sedangkan saponin dan stereoid tidak ditemukan pada ekstrak rimpang. Pada organ daun, senyawa metabolit sekunder lebih banyak dijumpai sebanyak 5 golongan senyawa yaitu alkaloid (5 jenis), flavonoid (5 jenis), tanin (1 jenis), steroid (3 jenis) dan terpenoid (1 jenis). Hanya golongan metabolit sekunder saponin yang tidak dijumpai pada ekstrak daun paku Polypodiaceae. Jenis yang paling banyak banyak menunjukkan kandungan metabolit sekunder adalah Pyrrosia lanceolata (4 senyawa).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

biota

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, kajian-kajian pustaka dan berita-berita terbaru tentang ilmu dan teknologi kehayatian (biologi, bioteknologi dan bidang ilmu yang terkait). Biota terbit pertama kali bulan Juli 1995 dengan ISSN ...