ISTORIA
Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2

Babad Nitik Sebagai Sumber Sejarah

F. Galih Adi Utama (Universitas Sanata Dharma)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2022

Abstract

Babad sebagai sumber primer historiografi, telah lama menjadi perdebatan di kalangan sejarawan, baik dalam maupun luar negeri, mengenai akurasi fakta peristiwa yang terkandung di dalamnya. Kadar subjektivitas, glorifikasi, dan legitimasi yang demikian tinggi menyebabkan validitas babad diragukan, terlebih lagi menyangkut keterlibatan pengalihaksara dan penerjemah di kemudian hari. Ditulisnya Serat Nitik Sultan Agung (W.54) pada akhir abad XIX memunculkan pertanyaan besar terkait ketepatan kronologis peristiwa yang dikisahkan. Demikian pula hasil alih-aksara dan terjemahan terhadap naskah tersebut yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada 1991/1992 berjudul Babad Nitik. Dengan menggunakan metode historis dan pendekatan filologi terhadap Babad Nitik, penelitian ini mengemukakan latar belakang rekonstruksi tokoh Sultan Agung pada akhir abad XIX di Yogyakarta atas prakarsa Gusti Kangjeng Ratu Hageng, permaisuri Sultan Hamengku Buwana VI. Meskipun berkelindan dengan gaya khas penceritaan babad berbentuk tembang, namun dengan melakukan pemilahan sifat teks dan mempertemukannya dengan sumber asing, Babad Nitik memiliki kadar historis yang patut diperhitungkan untuk dijadikan sebagai sumber primer sejarah, khususnya terkait penulisan naskah. Kata Kunci: Babad Nitik, Sultan Agung, Yogyakarta, Ratu Hageng, sumber sejarah, manuskrip Jawa

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

istoria

Publisher

Subject

Education

Description

Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes ...