Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran CPS (Creative Problem Solving) dan strategi pembelajaran Problem Solving ditinjau dari self efficacy belief siswa terhadap kemampuan penalaran IPA. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDI Sinar Cendekia Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan rancangan Eksperimen Faktorial Treatment by Level 2x2. Pengambilan sampel dilakukan secara bertahap dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitiannya adalah: Terdapat perbedaan kemampuan penalaran IPA siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran creative problem solving dan dengan menggunakan strategi pembelajaran problem solving. Startegi pembelajaran creative problem solving lebih efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan penalaran dalam proses pembelajarannya, sebab dalam langkah pembelajarannya strategi creative problem solving memberikan  penguatan kreativitas dan pengembangan keterampilan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah sehingga siswa dapat lebih tertantang dan terbuka mengajukan gagasan/ide untuk mencari solusinya.  Siswa yang memiliki self efficacy belief tinggi tentunya lebih berani dalam mengungkapkan pendapat, berani dalam mengambil keputusan, dan tidak selalu bergantung pada orang lain. Sikap tersebut memancing daya nalar siswa dalam menyelesaikan tugas dan masalahnya dengan penuh percaya diri. Dengan demikian, terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran dan self efficacy belief dalam meningkatkan kemampuan penalaran siswa pada mata pelajaran IPA.
Copyrights © 2019