Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas merupakan salah satu desa yang sering mengalami kekeringan. Kegiatan eksplorasi sumber air tanah telah dilakukan menggunakan teknik geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger. Teknik geolistrik ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kedalaman lapisan akuifer air tanah dan struktur batuan bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitasnya. Akuisisi data geolistrik resistivitas dilakukan di empat titik sounding dengan panjang masing-masing lintasan adalah 400 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur lapisan batuan bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitasnya tersusun atas tanah penutup (0,18 – 5,25 m), batupasir konglomeratan (24,38 – 155,26 Ωm), batulempung pasiran (5,07 – 20,19 Ωm), batulempung karbonatan (napal) (2,57 – 3,41 Ωm), pasir lempungan (2,82 – 6,26 Ωm) dan batuan breksi (101,45 – 153,00 Ωm). Jenis akuifer air tanah yang diperoleh adalah akuifer tertekan, dimana lapisan akuifer ini ditemukan pada titik-titik sounding Sch-1, Sch-2, Sch-3, dan Sch-4 dengan kedalaman berkisar 48,89 – 145,64 m dari permukaan topografi. Litologi lapisan akuifer tertekan ini adalah pasir lempungan dengan ketebalan 46,11 – 84,5 m. Akuifer tertekan merupakan lapisan akuifer yang berpotensi di daerah penelitian. Sedangkan akuifer bebas tidak ditemukan di daerah penelitian.
Copyrights © 2021