Proses identifikasi sejak dini penerimaan diri pasien anak dengan PGK (penyakit gagal ginjal kronis),membantu dalam mempercepat pemulihan distress psikososial, sehingga mereka tidak mengalami stresberkepanjangan. AIS (Acceptance of Illness Scale) merupakan suatu alat identifikasi yang mengukurtingkat penerimaan penyakit pada pasien dengan penyakit tertentu yang ditunjukkan melalui kurangnyareaksi dan emosi negatif yang muncul akibat penyakit tersebut. Hanya saja instrumen AIS yangdiberikan sebagian besar masih berupa instrumen konvensional dalam bentuk kertas, tidak berbasissistem, sehingga dokumentasinya rumit. Terlebih lagi saat pandemi Covid-19, penilaian AISkonvensional sulit diterapkan karena akan melibatkan kontak langsung antara pasien dengan perawatatau dokter, yang tentu akan memberikan resiko yang sangat besar bagi pasien untuk terjangkit penyakitlain (Covid-19) di luar PGK yang dideritanya. Oleh karena itu, berdasarkan permasalahan tersebut,penelitian ini mengusulkan untuk mengembangkan sistem informasi penilaian penerimaan kondisipenyakit atau yang dikenal dengan sebutan aplikasi SIPPKP untuk anak dengan PGK. Aplikasi SIPPKPdikembangkan berbasis web-framework CodeIgniter v.4 menggunakan metode SDLC (SoftwareDevelopment Life Cycle) dan diuji terhadap 18 responden anak dengan PGK. Dari ketiga jenis pengujianbaik pengujian black-box, kompabilitas, dan usabilitas menunjukkan bahwa aplikasi kompatibel untuksemua jenis browser, seluruh fungsi black-box aplikasi bernilai valid, dan skor usabilitas aplikasi yangmencapai 81,8. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa antarmuka aplikasi SIPPKP cocok digunakanuntuk anak dengan PGK dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keefektifan dalam hal asuhankeperawatan yang holistik.
Copyrights © 2021