Jurnal Industri Hasil Perkebunan
Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Industri Hasil Perkebunan

KUALITAS MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH YANG DIHASILKAN DARI BERBAGAI WAKTU PENYULINGAN

Justus Elisa Loppies (Unknown)
Rahmad Wahyudi (Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Kementerian Perindustrian RI)
Ardiansyah Ardiansyah (Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Kementerian Perindustrian RI)
Endang Sri Rejeki (Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Kementerian Perindustrian RI)
Aulia Winaldi (Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Kementerian Perindustrian RI)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2021

Abstract

Kualitas minyak atsiri daun cengkih merupakan indikator keberhasilan dalam proses penyulingan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas minyak atsiri daun cengkih yang dihasilkan dari berbagai waktu penyulingan. Metode observasi digunakan untuk menjelaskan spesifikasi minyak atsiri daun cengkih yang dihasilkan selama penyulingan 2, 4, 6 dan 8 jam. Spesifikasi yang diukur meliputi: warna, bau, kelarutan dalam etanol, kadar eugenol, dan ß-caryophyllene. Hasil penelitian menunjukkan minyak atsiri yang dihasilkan pada penyulingan dengan waktu 2 jam sesuai SNI 06-2387-2006. Waktu optimum untuk pelepasan minyak atsiri dari simplisia daun cengkih adalah 2–4 jam, dengan kadar eugenol 34,01–86,33%. Kriteria atsiri yang diperoleh yaitu berwarna kuning, bau khas minyak cengkih, kelarutan dalam etanol 1:2, eugenol 34,01–86,33% dan ß-caryophyllene 8,15–46,58%. Pelepasan eugenol dari simplisia bahan menjadi berkurang dan tidak efektif pada penyulingan 6–8 jam. Hasil penelitian ini menjadi rujukan untuk penggolongan kualitas minyak atsiri berdasarkan lama waktu penyulingan.  

Copyrights © 2021