Jurnal Teknik ITS
Vol 10, No 2 (2021)

Penilaian Liveable Settlement di Permukiman Pesisir Kabupaten Banyuwangi

Della Kusumaning Putri (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Hertiari Idajati (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2021

Abstract

Banyuwangi merupakan kabupaten yang berada di pesisir timur Pulau Jawa. Sehingga, 10 dari 25 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi terletak di kawasan pesisir, salah satunya Kecamatan Muncar. Kawasan pesisir Kecamatan Muncar khususnya Dusun Kalimati yang berada di Desa Kedungrejo telah ditetapkan sebagai kawasan permukiman kumuh prioritas pertama Kabupaten Banyuwangi menurut Surat Keputusan Bupati tahun 2018 dan RP2KPKP tahun 2020. Namun, seiring banyaknya program permukiman kumuh yang telah digalakkan, status permukiman kumuh Desa Kedungrejo berganti menjadi permukiman tidak kumuh yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati tahun 2021. Perubahan kualifikasi tersebut menjadi dasar bagi peneliti untuk menilai apakah kondisi eksisting permukiman pesisir Dusun Kalimati Desa Kedungrejo sudah sesuai dengan konsep liveable settlement yang menjadi visi RP2KPKP Kabupaten Banyuwangi. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan output berupa persentase kondisi eksisting masing-masing sub variabel liveable settlement. Proses penilaian menggunakan 35 sub variabel liveable settlement yang dikelompokkan dalam 2 kategori, yakni sub variabel bersifat personal dan sub variabel bersifat publik. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 12 sub variabel personal, 2 diantarnya memiliki persentase kategori rendah terbanyak yaitu sistem pengolahan air limbah dan pendapatan per bulan masyarakat. Sedangkan dari 23 sub variabel publik, 9 diantaranya memiliki persentase kategori rendah terbanyak antara lain lebar jalan lingkungan, jenis drainase, ketersediaan proteksi kebakaran, jumlah RTH/taman publik, luas RTH/taman publik, radius jangkauan pelayanan SMP, ketersediaan angkutan umum, kegiatan sistem keamanan lingkungan, dan keaktifan organisasi nelayan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...